Halaman

Tampilkan postingan dengan label bakso. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bakso. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Oktober 2011

Warung Selebritis

Peristiwa ini terjadi beberapa hari yg lalu. Waktu itu saya dan 2 rekan kerja saya lagi menikmati makan siang kami yg telat di Wasolaya (warung bakso langganan saya). Saya dan seorang rekan pilih menu nasi goreng pake telor ceplok, sedangkan yg seorang lagi tetap bertahan pada hobynya memamahbiak bakso dan bakwan :D

Baru makan beberapa sendok, sebuah taksi antar kota berhenti di depan Wasolaya.
"Si Patricia datang tuh", bu Wasolaya tanpa ditanya lagi menyebutkan nama putrinya yg sengaja saya samarkan dengan alasan tak jelas.
"Owh. . .", kami manggut2.
Setahu saya si Patricia memang beberapa hari sebelumnya pergi liburan ke rumah tantenya di Martapura.
Ga lama, Patricia muncul bersama Esmeralda, sepupunya (lagi2 nama boleh nyatut dari telenovela), seorang wanita paruh baya yg mirip banget sama Esmeralda, dan seorang anak cowok yg saya perkirakan lebih muda setahun dari Arrel.
"Tau ga anak kecil itu anak siapa?", pancing Bu Wasolaya.
"Anak siapa bu?"
"Anaknya Aman J*g*u sama Cucu C*hy*ti. Adikku, mamanya Esmeralda yg jadi bebi siternya semenjak Cucu cerai sama Aman".
Kami lagi2 cuma bisa ber"owh. . ." panjang.

Hemmm. . .yeah. . . .well. . .ga diduga ternyata Bu Wasolaya punya hubungan ga jelas sama seleb gitu yah? Saya sebagai pelanggan setia Wasolaya jadi semakin tersugesti kalo my baby yg semakin gencar nendang perut saya ini memang terindikasi punya bakat seleb #pletaakkk

Yeah. . . Kita liat ajah perkembangan selanjutnya. Siapa tau, someday, terungkap fakta mengejutkan kalo ternyata Bu Wasolaya itu adalah tantenya Morgan atau Rafael sm*sh. . .who knows? #plakkk

Rabu, 17 Agustus 2011

Makan malam pada 17 Ramadhan

Sudah 17 hari (orang-orang) berpuasa. Kalau dihitung-hitung, itu berarti sudah 19 hari saya 'puasa' makan makanan favorit saya....BAKSO. Pulang dari apel 17an tadi pagi ngomongin soal bakso sama rekan kerja, saya jadi pengen....hehehe

Berangkat habis Maghrib tadi sama suami dan Arrel. Saya niat nyari bakso, Arrel kepengen makan pentol baksonya saja. Itu berarti kudu beli di 2 tempat berbeda. Kenapa? Karena harga pentol bakso di warung bakso biasanya 2x lipat harga pentol yang dijual pake gerobak (khusus jual pentolnya doang, I mean). Dan sebagai seorang istri dan ibu yg lumayan perhitungan, saya ga mau dong borosin duit cuma buat kepraktisan belanja....hihi

Jadi, kami berangkat menuju ke warung bakso dulu. Dan tahukah anda? Bulan Ramadhan seperti ini, sangat sedikit warung bakso yang masih beroperasi. Kenapa? Karena para pembuat benda bulat gurih dan enak itu mayoritas orang Jawa aseli dan Ramadhan adalah waktunya mereka buat mudik massal....hwaaaaa (jeritan ga rela sang meatball lover) hihi
Untung suami saya tahu satu2nya warung bakso yg masih buka pada bulan suci di daerah tempat tinggal saya ini (kata teman saya sih ada satu lagi yg buka di Jalan Pelita, cuma masalahnya saya ga tau tu jalan letaknya dimana...hehe). Saya pun sukses order sebungkus bakso buat makan malam. Yeah...anda ga salah baca, memang cuma SEBUNGKUS karena suami saya (untungnya) lagi ga pengen makan bakso...hihi :D
Harga bakso perporsi di sini rata2 sekitar Rp 7 ribu. Bagaimana dengan harga bakso di daerah anda? :D


The next target is pentol :)
Motor di starter dan dalam perjalanan pulang kami sekalian transit di (lagi-lagi satu2nya) gerobak yang jualan pentol di bulan penuh berkah di daerah kami ini. Saya order pentol pake saos tomat manis sebanyak 20 biji (Rp 10 ribu) plus tambahan bonus 1 biji yg dicomot Arrel dari panci saat si Pak De lagi ngebungkusin pentolnya...hihi. Dan pentol sebanyak itu ludes oleh seorang anak bernama Arrel yang beratnya sekitar 25 kg hanya dalam waktu ga sampe setengah jam....hedeh :|


alhamdulillah sekarang saya sudah merasa cukup kenyang (sampai satu jam ke depan...hihi). Jadi sekarang waktunya saya buat sujud syukur dulu, sodara2. C u :)